Jose Mourinho telah menjadi topik hangat dalam dunia sepakbola dalam beberapa minggu terakhir. Pertama, karena kembalinya ke Benfica setelah 25 tahun. Kemudian, karena kembali ke Stamford Bridge, yang dijadwalkan pada Selasa ini, untuk menghadapi Chelsea di Liga Champions.
Rivalitas dengan Mourinho dan Kritik
Jose Mourinho telah menjadi topik hangat dalam dunia sepakbola dalam beberapa minggu terakhir. Pertama, karena kembalinya ke Benfica setelah 25 tahun. Kemudian, karena kembali ke Stamford Bridge, yang dijadwalkan pada Selasa (30), untuk menghadapi Chelsea di Liga Champions.
Salah satu rivalnya dari masa di sepakbola Turki, Okan Buruk, manajer Galatasaray, mengkritik Mourinho dalam sebuah wawancara dengan The Athletic. Idola raksasa Turki tersebut percaya bahwa Mourinho “berhenti pada waktu itu” dan tidak lagi fokus untuk memperbarui dirinya.
Galatasaray: Dominasi Terkini dan Impian Eropa
![]()
Buruk mengalami momen menarik dalam sebuah derby antara Galatasaray dan Fenerbahce. Malam itu, setelah kemenangan lagi atas rival mereka, manajer Galatasaray terkejut dengan sebuah tindakan tak terduga dari Portugal: mencubit hidung. Buruk bahkan terjatuh di lapangan, mensimulasikan rasa sakit, namun sekarang mengakui bahwa itu hanyalah sebuah aksi berlebihan.
“Saya bertindak seperti pemain, saya terjatuh! Saya sedikit berlebihan. Saya tidak menyangka sesuatu seperti itu dari dia,” ujarnya. Episode tersebut, bagaimanapun, akhirnya melambangkan atmosfer tegang dari derby Turki dan menandai sejarah singkat dari konfrontasi antara kedua manajer.
Kredit Gambar: www.sportsmole.co.uk