PSIM Yogyakarta: Kejutan di BRI Super League 2025/2026
Tidak banyak ekspektasi yang menyertai PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026. Status mereka sebagai tim promosi, ditambah skuad yang biasa saja membuat PSIM hanya dijagokan paling tidak bersaing di papan tengah.
Namun, performa PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026 sejauh ini sangat mengesankan. Jean-Paul Van Gastel mampu meramu tim yang sangat tangguh.
Hingga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta bertengger di posisi kedua dengan torehan 12 poin. Mereka bahkan belum terkalahkan saat menjalani laga tandang.
Ze Valente dan Ezequiel Vidal menjadi motor utama permainan PSIM Yogyakarta. Selain itu ada juga para pemain muda yang mulai bersinar seperti Cahya Supriadi dan Raka Cahyana.
Analisis Performa PSIM Yogyakarta
Keberhasilan PSIM Yogyakarta dalam meraih posisi kedua di BRI Super League 2025/2026 patut diapresiasi. Meskipun awalnya dianggap sebagai underdog, tim ini mampu menunjukkan kualitasnya melalui performa yang konsisten dan solid.
Kehadiran Jean-Paul Van Gastel sebagai pelatih memberikan dampak positif terhadap permainan PSIM. Taktik yang cerdas dan pemilihan pemain yang tepat telah membuat tim ini sulit untuk dikalahkan oleh lawan-lawannya.
Dua pemain kunci, Ze Valente dan Ezequiel Vidal, telah menunjukkan performa yang gemilang dan menjadi pilar utama dalam kesuksesan PSIM. Sementara itu, kontribusi dari pemain muda seperti Cahya Supriadi dan Raka Cahyana juga turut mengangkat kualitas tim secara keseluruhan.
Semakin menarik untuk melihat bagaimana PSIM Yogyakarta akan melanjutkan performanya di sisa musim ini. Dapatkah mereka mempertahankan posisi di papan atas atau justru melaju lebih jauh?
Kredit Gambar: www.bola.com